Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin Tolak Kenaikan Tarif Transportasi Antarpulau, Desak BBM Subsidi Penambang Dipenuhi
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Fraksi PKS, Wahyu Wahyudin, menolak rencana kenaikan tarif transportasi antarpulau dan mendesak pemerintah memastikan pasokan bahan bakar bersubsidi
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Fraksi PKS, Wahyu Wahyudin, menolak rencana kenaikan tarif transportasi antarpulau dan mendesak pemerintah memastikan pasokan bahan bakar bersubsidi bagi operator transportasi laut (penambang) terpenuhi, Selasa (28/7/2026).
Penolakan ini muncul menyusul keluhan operator transportasi laut yang mengaku kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi, sehingga terpaksa membeli BBM nonsubsidi dengan harga lebih mahal dan mengusulkan kenaikan tarif. "Untuk BBM para penambang transportasi perlu dipastikan tersedia, agar kenaikan tarif tidak dilakukan oleh mereka," ujar Wahyu.
Ia mengusulkan pengawasan yang lebih ketat, perbaikan pendataan penerima manfaat, serta perhitungan kuota BBM yang transparan berdasarkan kapasitas mesin dan jam operasional kapal. "Solusinya adalah dipilah mana yang benar-benar penambang, mana yang bukan," katanya, seraya menambahkan pemerintah perlu membantu proses administrasi bagi para operator transportasi. "Itu sah-sah saja pemerintah menerapkan aturan itu, tetapi tolong dibantu," pungkasnya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!